
Judulnya agak unik, ada tahun nya. Aku langsung nebak maksudnya, bukan versi yang jadul. Karena memang film ini remake dan diangkat dari novel klasik HG Wells. Film ini aku nggak sempet nonton di bioskop, sempet mau beli VCD/DVD nya juga, cuma gak jadi. Yah akhirnya nongol di HBO kemarin, alhamdulillah sempet juga nonton nya. Sayang lah melewatkan salah satu film kolosal dan bersejarah.
Ceritanya sederhana, seperti biasa ada makhluk asing yang datang ke Bumi dan siap melakukan penjajahan serta serangan. Dibuka tanpa basa-basi pengenalan tokohnya sebentar yang dimainkan Tom Cruise dengan salah satu anaknya Dakota Fanning, berperan sebagai duda cerai yang mendapatkan jatah pengasuhan anak bergilir. Langsung deh adegan kedatangan makhluk asing tersebut dari ruang angkasa, lewat petir yang menyambar berkali-kali. Selanjutnya bagaimana usaha Tom Cruise sebagai ayah untuk menyelamatkan keluarga nya ini. Jadi kurang lebih maunya, bagaimana seorang ayah yang terbuang (baca: pecundang) menjadi pahlawan di mata anaknya, begitulah. Walau filmnya tidak membosankan, soalnya di sutradarai Steven Spielberg, tapi memang di sini kesannya Spielberg terjebak oleh alur cerita yang sudah pakem sesuai dengan novel. Jadi nggak bisa ngapa-ngapain lagi. Ending nya gak enak banget, pokoknya Alien nya mati, (entah karena aku sudah nggak terlalu konsen atau memang begitu adanya) secara narasi saja disampaikan, ada suatu organisme kecil yang membuat tameng dari Alien-Alien itu hilang, jadi bisa diserang rudal dan misil, mampus deh robot-robot Alien nya...hueeek.
Tidak sesuai gembar-gembor dan nama besar Tom Cruise, Steven Spielberg dan Dakota Fanning. Jadi wajar kalau film ini tidak terlalu sukses. Sebagai barometernya saja istriku yang nonton, sempat semangat di awal langsung masuk kamar tidur he he he nggak kepingin ngabisin jalan ceritanya. Sayang sudah budget mahal, dan maunya memanfaatkan nama besar dari remake film dan novelnya hasilnya begini, yah menang special affect nya doang, maklum Steven Spielberg.
No comments:
Post a Comment